This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, February 28, 2009

Linguistik: Morfologi

Satuan Analisis dalam Morfologi: Leksem Makyun Subuki 13 Februari 2005 Definisi paling umum dari leksem adalah “dictionary words” (Bauer 1988: 8 dan Haspelmath 2002: 13) atau, seperti dikutip oleh Katamba (1993: 18) dari Di Scuillo dan Williams (1987), kata yang tertulis dalam kamus. Lebih jauh lagi, Lyons (1968: 403) mendefinisikan leksem sebagai satuan dasar dalam sintaksis dan semantik, yaitu satuan yang lebih abstrak dibandingkan dengan bentuk inflektifnya yang terdapat dalam suatu keseluruhan kalimat (Lyons 1968: 179). Namun...

Thursday, January 29, 2009

Semiotik: Analisis Foto

Mahasiswa, Polisi, dan Kekerasan: Analisis Semiotik terhadap Foto dalam Jurnal FantasmaMakyun SubukiPendahuluanLatar BelakangIndonesia barangkali merupakan negara yang cukup akrab dengan kekerasan, mulai dari pembantaian dukun santet, perang antarsuku, kerusuhan dan penjarahan, hingga bom bunuh diri. Bahkan, mahasiswa, sebagai lambang kaum terpelajar, sering menyuarakan pendapatnya...

Monday, December 8, 2008

Linguistik: Morfologi

Satuan Analisis dalam Morfologi: Akar, Dasar, dan Pangkal Makyun Subuki 13 Februari 2005 1. Akar (Root) Akar adalah bentuk yang tidak dapat dianalisis dalam bagiannya yang lebih kecil (Haspelmath 2002: 19), kecuali secara fonemis (Bauer 1988: 11), dan belum mendapat imbuhan apapun (Katamba 1993: 41). Dalam kata readability, misalnya, terdapat bentuk read, -able, dan -ity. Bentuk -able dan -ity merupakan afiks, sedangkan read adalah akar. Begitupun dalam kata keteraturan, terdapat bentuk ke-an, ter-, dan atur. ke-an, dan ter- merupakan...

Sunday, November 30, 2008

Musik Populer

Musik Populer dan Kesadaran Musik Kita[1] Makyun Subuki[2] Setiap diskusi tentang musik populer biasanya terbentur pada persoalan dasar tentang definisi musik populer itu sendiri. Maksudnya, apakah terminologi musik populer itu berkaitan dengan “jenis musik” tertentu atau dengan “musik yang sedang populer”.[3] Jika mengacu kepada yang pertama, maka yang disebut musik populer haruslah dapat diidentifikasi secara tertutup, yaitu bahwa jenis musik tersebut merupakan sebuah jenis musik yang berbeda dari jenis musik lainnya, misalnya rock, jazz,...